Berita terbaru

Rabu, 04 September 2019

Tingkatkan Kerapian Administrasi, Jurusan IAT Laksanakan Audit Internal

Tingkatkan Kerapian Administrasi, Jurusan IAT Laksanakan Audit Internal

BATUSANGKAR. Jurusan Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah melaksanakan audit internal pada hari Selasa (3/9).  Audit internal yang dilaksanakan di ruang jurusan IAT tersebut bertujuan untuk melihat kearsipan dan ketertiban administrasi jurusan, baik dari segi kendali mutu maupun dari proses perkuliahan yang dilaksanakan. Pada akreditasi sebelumnya, Jurusan IAT mendapatkan predikat B dari ban PT, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ketertiban administrasi tidak hanya sebatas akreditasi, tapi lebih kepada menjadikannya sebagai rutinitas dan pengendalian administrasi jangka panjang.


Drs. Syamsuwir, M.Ag., selaku ketua jurusan Ilmu Alqur’an dan Tafsir menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar di jurusan IAT sudah berjalan sesuai dengan arahan akademik dan rencana strategis fakultas mengenai pengembangan ilmu tafsir dan Alqur’an. Selain itu “audit internal ini kembali mengingatkan agar tetap senantiasa disiplin dan tertib administrasi dalam proses pembelajaran, bahkan ini harusnya dijadikan sebagai kebiasaan, sehingga seluruh program dan kegiatan terdokumentasikan dengan rapi” tambahnya.


Senada dengan hal tersebut, Dapit Amril, M.A, selaku Dosen yang mendampingi audit internal jurusan IAT mengatakan bahwa hasil dari audit internal cukup baik menimbang jurusan IAT merupakan salah satu jurusan yang cukup lama jika dibandingkan dengan jurusan lainnya. Audit internal ini menjadi suatu reminder untuk pengelola jurusan maupun dosen yang terkait di dalamnya agar senantiasa fokus pada administrasi dan dokumentasi. [] (zain)

Rabu, 24 April 2019

Visiting Doctor IAT Tekankan Pentingnya Peran Ulama di Indonesia

Visiting Doctor IAT Tekankan Pentingnya Peran Ulama di Indonesia


FUAD, BATUSANGKAR – Untuk pertama kalinya Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar mengadakan kegiatan Visiting Doctor pada Rabu (24/4). Bertempat di Kampus 2 IAIN Batusangkar, kegiatan diskusi ilmiah tersebut mengangkat tentang petingnya peran ulama dalam membangun moral politik bangsa Indonesia.

“Ulama ini memegang peranan penting dalam membangun moral bangsa ini. Bagaimana tidak, ulama dalam Al-Quran disebutkan sebanyak 2 kali yaitu pada Surat Fathir ayat 28 dan Surat Asyura ayat 197. Ulama inilah yang memiliki ilmu yang dalam, baik ilmu agama maupun ilmu umum,” ungkap Dr. Athiya Ulya, M.Ag dari UIN Syarif Hidayatullah sebagai narasumber utama kegiatan Visiting Doctor.



Athiya menuturkan, dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa ulama tidak hanya mereka yang menguasai ilmu agama namun juga paham dengan ilmu lainnya. Ulama merupakan orang yang hanya takut kepada Allah, senantiasa melakukan amar maruf nahi munkar.

“Karakteristik dari ulama itu sendiri yaitu ikhlas mengamalkan ilmunya, bersifat wara’ (berhati-hati), menyampaikan ilmunya dan mampu mengajak masyarakat kepada kebaikan. Tidak hanya itu, ulama ini juga mengemban visi kenabian untuk menciptakan rahmat bagi seluruh alam dan menyempurnakan akhlak,” lanjut Athiya.

Kegiatan Visiting Doctor ini sendiri disambut antusias oleh para mahasiswa. Sebanyak 82 mahasiswa Jurusan IAT ikut dalam kegiatan ilmiah tersebut. Tak hanya itu, para dosen IAT juga ikut terlibat dalam kegiatan ini.



“Ini kegiatan pertama kalinya di Jurusan IAT. Sebelumnya Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah juga sudah menyelenggarakan beberapa kegiatan Visiting Doctor di jurusan-jurusan yang ada di FUAD sejak 20 Februari 2019 lalu. Kita berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas mahasiswa kita di sini,” ujar Drs. Syamsuwir, M.Ag selaku Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Syamsuwir menerangkan, untuk kegiatan Visiting Doctor di Jurusan IAT bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, keahlian dan pemahaman para mahasiswa Jurusan IAT tentang pentingnya peran ulama dalam membangun moral politik bangsa. “Bekal penting ini yang kita kasih ke mahasiswa karena mereka calon-calon ulama bangsa ini,” pungkasnya. []

Rabu, 17 April 2019

Jurusan Ilmu AL-Qur'an dan Tafsir Selenggarakan Kegiatan Orientasi Bimbingan Tahfidzul Qur'an

Jurusan Ilmu AL-Qur'an dan Tafsir Selenggarakan Kegiatan Orientasi Bimbingan Tahfidzul Qur'an

BATUSANGKAR, 16 April 2019. Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah menggelar kegiatan bimbingan intensif Tahfidzul Qur’an. Acara tersebut dilaksanakan guna meningkatkan kecakapan dan kemampuan mahasiswa, khususnya yang menimba ilmu di Jurusan IAT (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir) dalam lingkungan IAIN Batusangkar terhadap pemahaman dan kelihaian dalam Tahfidz Qur’an. Melibatkan seluruh mahasiswa merupakan goal yang ingin dicapai, meskipun yang hadir hanya sekitar 80-an peserta.
Orientasi bimbingan intensif Tahfidzul Qur’an ini dilaksanakan di kampus IAIN Batusangkar, tepatnya di Fakultas Ushuluddin, Adab dab Dakwah. Ustadz Aulia Rafles, Lc. dan Ustadz Dafri, S.Pd.I yang berkesempatan memberikan materi kepada peserta berharap ke depannya mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir lebih memantapkan diri dalam masalah Tafsir, baik secara tekstual maupun kontekstual. Banyak pemahaman-pemahaman saat ini yang beredar di masyarakat luas dan menuai kontroversi dikarenakan kurangnya pemahaman yang mendalam.
Dalam bimbingan intensif, para peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari 8 orang per kelompoknya. Kemudian masing-masing kelompok didampingi oleh satu orang pendamping dengan harapan bimbingan akan dapat didampingi secara mendalam. Drs. Syamsuwir, M.Ag., dan Dapit Amril., SIQ., M.A., perwakilan pendamping kelompok tahfidz menggunakan metode-metode yang kreatif sehingga peserta bersemangat dan bersungguh-sungguh ketika berdiskusi maupun ketika bimbingan.
Kegiatan orientasi bimbingan intensif Tahfidzul Qur’an, kedepannya, diharapkan dapat terus berkembang. Tidak hanya terbatas pada mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, tetapi juga menarik minat kelompok studi lain, tentunya sesuai dengan kebutuhan masing-masing keilmuan. Senada dengan hal tersebut, Hafizullah, M.A., salah satu dosen Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, mengatakan bahwa Tahfidzul Qur’an terbuka untuk siapa saja yang berminat mendalaminya, tentunya dengan bimbingan dan sesuai dengan tahapan yang dapat dipertanggungjawabkan. (*)

Jumat, 22 Februari 2019

Memahami Al-Quran Melalui Praktikum Aplikasi Penelitian Tafsir

Memahami Al-Quran Melalui Praktikum Aplikasi Penelitian Tafsir


FUAD, BATUSANGKAR – Ikhtiar untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Jurusan Ilmu al-Quran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) terus dilakukan. Kali ini Jurusan IAT melakukan “Praktikum Aplikasi Penelitian Tafsir”. Kegiatan tersebut dilakukan selama sekitar dua bulan, mulai dari 25 Februari hingga 22 April 2019 yang bertempat di Kampus 2 IAIN Batusangkar.


“Dengan kegiatan ini, kita dorong mahasiswa untuk lebih ke praktek kegiatan agar para mahasiswa lebih paham dengan apa yang mereka pelajari, terutama dalam meneliti dan melatih kemampuan mahasiswa dalam membaca, memahami dan menafsirkan Al-Quran dengan baik dan benar,” ungkap Syamsuwir, M.Ag selaku Ketua Jurusan IAT.

Syamsuwir menekankan akan pentingnya kompetensi dasar ini. “Dengan mengikuti kegiatan ini diharapakan mahasiswa IAT memiliki kompetensi dasar dalam memahami al Qur’an yang merupakan petunjuk dalam kehidupan serta mampu memberikan pemahaman yang baik terhadap masyarakat,” lanjutnya.

Kegiatan praktikum tersebut menghadirkan narasumber-narasumber yang sudah diahli dibidangnya yaitu Dr. Risman Bustamam, M.Ag, Zulhamdani, MA, Johari Jamal, MA dan Yogi Imam, Lc., MA. Adapun tema yang diangkat dalam praktikum kali ini yaitu Ayat Tentang Prilaku Terpuji (Jujur/Shiddiq) Perspektif al Qur’an Ayat Tentang Prilaku Tercela (Dusta/Kazab) Perspektif al Qur’an.

“Para mahasiswa Jurusan IAT semester IV yang terlibat dalam jurusan ini dibimbing oleh dosen secara intensif sehingga mahasiswa ini dapat berdiskusi tentang praktik yang sedang mereka lakukan,” pungkas Syamsuwir. []

Senin, 18 Februari 2019

Pahami Bahasa Arab dan Tafsir Al-Qur’an dengan Bimbingan Intensif Qira’atul Kutub dan Tafsir

Pahami Bahasa Arab dan Tafsir Al-Qur’an dengan Bimbingan Intensif Qira’atul Kutub dan Tafsir


FUAD, BATUSANGKAR – Penguasaan bahasa arab dan pemahaman yang intensif terhadap Al-Qur’an beserta tafsirnya, tentunya menjadi penting saat sekarang ini, terutama bagi mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar. Untuk menguasai kompetensi tersebut, Jurusan IAT mengadakan bimbingan intensif Qira’atul Kutub dan Tafsir yang dilaksanakan selama bulan Februari hingga Juni 2019 bertempat di kampus IAIN Batusangkar di FUAD.

Dr. Adripen, M.Pd selaku Dekan FUAD menuturkan, kegiatan bimbingan intensif Qira’atul Kitub dan Tafsir ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa Jurusan IAT dalam membaca kitab yang berbahasa arab dan melatih kemampuan mahasiswa dalam memahami tafsir Al-Qur’an. Ini sebagai respon kendala bahasa arab yang dialami oleh mahasiswa Jurusan IAT.

“Jadi ada berbagai mata kuliah  materi pembahasannya harus mengacu atau bersumber dari kitab-kitab dan buku-buku yang mengunakan bahasa Arab. Nah, ada mahasiswa yang terkendala karena kemampuan bahasa arab yang terbatas. Di sinilah pihak jurusan berupaya untuk mengatasinya dengan Bimbingan Intensif Qira’atul Kutub bagi mahasiswa Jurusan IAT, sehingga kendala yang ada dalam proses perkuliahan bisa diatasi. Kegiatan ini juga nantinya akan membantu dosen dalam kegiatan mengajar,” ungkap Adripen.

Yuldelasharmi., S.Ag., SS., MA selaku Ketua Pelaksana menyebutkan, para mahasiswa yang ikut dalam kegiatan ini akan didampingi oleh para dosen sehingga mahasiswa dapat diarahkan dengan baik. “Dengan adanya dosen sebagai pembimbing ini, para mahasiswa nantinya dapat diarahkan dan berdiskusi sehingga kendala yang ditemukan dapat diatasi lansung,” ujarnya.

Yildelasharmi berharap dengan kegiatan ini kemampuan berbahasa arab dan pemahaman tafsir mahasiswa Jurusan IAT ini dapat meningkat. “Karena bagaimanapun bahasa arab ini kan termasuk bahasa yang banyak dipakai di internasional, jadi kegiatan ini tak hanya berguna untuk memahami Al-Qur’an dan buku-buku yang berkaitan dengannya, tetapi juga memahami semua kegiatan yang berbaha arab,” pungkasnya. [Fajri]

Jumat, 13 April 2018

Sosialisasi Jurusan Langka Peminat

Sosialisasi Jurusan Langka Peminat

Kamis, 12 April 2018, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Batusangkar melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) khususnya untuk jurusan langka peminat (Pengembangan Masyarakat Islam, Pemikiran Politik Islam, dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir) pada beberapa madrasah aliyah yang ada di kota Padang Panjang dan Kabupaten Agam.

Hadir pada kegiatan ini Wakil Dekan I FUAD, Ketua Penjaminan Mutu FUAD beserta staf, Kepala sekolah MA Kulliyatul Muballighien Muhammadiyah Padang Panjang, Kepala Pondok Pesantren Moderen MAS Diniyah Pasia Ampek Angkek, dan Kepala Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Mu’allimin Muhammadiyah Sawah Dangka.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan informasi terkait penerimaan mahasiswa baru terkhususnya pada program studi (prodi) yang ada di FUAD, yakni prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Pemikiran Politik Islam (PPI), dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) melalui beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru, serta informasi terkait beasiswa hafiz qur’an.
Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong minat calon mahasiswa untuk dapat melanjutkan studi pada program studi yang ada di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Batusangkar.(rfk/tyw)

Kamis, 21 Desember 2017

Alhamdulillah, Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Terakreditasi "B"

Alhamdulillah, Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Terakreditasi "B"


Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, suka cita menyambut dengan diperolehnya lima jurusan IAIN Batusangkar terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) sebagai lembaga yang memenuhi syarat akreditasi perguruan tinggi.Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Semoga menjadi berkah untuk kita semua” kata Dr. H. Kasmuri, MA, Rektor IAIN Batusangkar.
"Alhamdulillah, peringkat akreditasi yang diperoleh dapat meningkatkan kepercayaan publik untuk lembaga IAIN Batusangkar," Hasil ini cukup membanggakan kita semua karena lima sekaligus jurusan memperoleh nilai akreditasi dari BAN PT, yakni Jurusan Pendidikan Bahara Arab dengan nilai A, Jurusan Tadris Fisika dengan nilai B, Pendidikan Agama Islam B, di Fakultas Tarbiah Ilmu Keguruan. Sedangkan di Fakultas Syariah Jurusan Hukum Tata Negara (siyasah) dengan nilai C, dan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Jurusan Ilmu Al-Quran Tafsir dengan nilai B, yang dikatan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dra. Desmita, M.Si
Dengan terakditasinya 5 Jurusan di IAIN Batusangkar maka hal ini diharapkan dapat menjadi pemicu untuk lebih lagi dalam meningkatkan mutu serta kualitasnya sehingga menjadi perguruan tinggi negeri terkemuka di Sumatera Barat serta Indonesia, dan tidak tertutup kemungkinan menjadi "World Class University" seperti target yang dicanangkan kedepannya, Ucap Desmita.
Adapun target lain di 2018 adalah menjadikan semua jurusan di lingkungan IAIN Batusangkar untuk dapat memperoleh akreditasi A dan ISO yaitu akreditasi standar internasional. Sambung desmita.